Senin, 26 Januari 2009

ikhlas dan tegas

berada dibawah tekanan, membuat aku tidak nyaman.. berpikir bebas dan kembali ke duniaku adalah sebuah pertimbahan. merasa bersalah menjadi makanan sehari-hari, hidup dalam kesalahan dan keputus asaan. aku bingung, aku muak, aku khilaf,.............. bola sudah bergulir, pemasalahan mulai lahir, kebencian membayangi, nafsu meracuni,........ menyelesaikan masalah, tanpa masalah menjadi pilihan yang sulit dan akan menghasilkan keputusan yang tidak populis... aku berpikir anomali,,,,, dilema berkepanjangan,,,,,,,,, konflik batin tak terdamaikan..... aku memilih untuk menjauh.... sakit memang, tapi ini pilihan diantara pilihan2 sulit lainnya... pengecut menjadi status baruku............ nakal, bengis, playboy, menjadi image baru bagiku,.................... tapi ini hanya cobaan awal di dunia kampus ini, aku tidak mau terhanyut dalam alunan kemunafikan, aku tidak mau bergoyang di kerasnya musik idealisme............... aku adalah aku... aku bukanlah mereka.... terimalah aku apa adanya dengan kelemahanku, atas semua kelebihanku............... persetan dengan mereka,

Selasa, 20 Januari 2009

DIA

sebenarnya semua bermula dari ketidak sengajaan ku melihatnya, memperhatikannya dari jauh, curi-curi pandang, dan alasan klise tanya kabar dan ucapkan selamat Malam. pucuk dicinta ulam tiba. diwaktu duha aku dengar zmz masuk ke telepon genggamku. aku merasa mungkin dari teman kampus atau fans-fans gelap. ya biasalah di semester awal masuk kampus ini banyak wanita dikampus yang tertarik padaku, tapi aku merasa biasa aja. lingkungan kampus yang sedikit glamor membuat aku menutup mata untuk wanita-wanitanya, tapi untuk yang satu ini aku terpesona di buatnya.
aku beranjak dari sajadah usang yang aku bawa dari pematangsiantar, kota kelahiranku. perlahan tapi pasti aku ambil telepon genggamku yang pada saat itu lagi di charge. aku buka kotak masuk dan tiba-tiba aja jantungku berdegup kencang ,bukan tanpa alasan.aku menerima pesan dari my special one,perempuan berhijab, berhidung mancung, berparas cantik,perawakan mungil, kelihatannya dia cerdas dan idealis. " abie... ini abie ya... ini Ratih, maksud Zmz tadi malam apa." Gubraaaaaakzzzzzz. mau pingsan aku menerima pesan singkat darinya. kamar kos yang sempit dan pengap menjadi saksi bisu permulaan kisah cinta ku ini, tiba-tiba akal sehat ku berpikir " alhamdulillah ini pasti akan jadi sejarah akhir tahun yang menggembirakan ".... diperjalanan pulang menuju ambarawa, didalam bus Ramayana Ekonomi yang panas dan berdesak-desakan. aku berebut oksigen dengan buruh-buruh pabrik yang baru aja pulang dari Pabrik-pabrik di daerah Ungaran. tersenyum menjadi obat penawar didalam Bus panas itu. berbekal pesan singkat yang aku terima darinya, serasa bus panas menjadi dingin, sempit menjadi lapang, dan udara segar selalu aku dapatkan, Duuuhh senangya..
Bawen...Bawen.. suara lantang kernet bus ramayana itu menandakan desa ku sekitar 5 kilo lagi dari terminal tua itu. obrolan bahasa jawa penumpang bis membuat aku kesel, karena aku nggak tau apa arti obrolan mereka. Kasian deh aku, serasa berada di luar negri. kisah ini belum usai... bersambung

Senin, 19 Januari 2009

Argentum Waktu Yang menyesatkan

Dilema.... Antara ideologi dan realita... Antara cinta dan dosa... AntAra momen dan kecelakaan kecil,.. Antara dusta dan amarah.... Antara sayang dan benci... Tapi gak penting lah.... Aku sadar... Siapa aku.... Sophos di ambang kehancuran... Melayang di bawa angin... Terkatung2 di bawa ombak... Tapi gak pentinglah... Aku sadar siapa aku... Berangkat dari kebodohan... Di asingkan... Di kucilkan... Di benci... Tapi nggak penting lah.. Aku sadar siapa aku....
aku mau berubah bila aku mengubah pikiranku, berarti aku telah mengubah keyakinanku. bila aku mengubah keyakinanku, berarti aku telah mengubah harapan-harapanku. bila aku mengubah harapan-harapanku,berarti aku telah mengubah sikapku. bila aku mengubah sikapku, berarti aku telah mengubah tingkah laku ku. bila aku mengubah tingkah laku ku, berarti aku telah mengubah kinerjaku. bila aku mengubah kinerjaku, berarti aku telah mengubah nasibku. bila aku telah mengubah nasibku, berarti aku telah mengubah hidupku. aku yakin aku pasti bisa.